Kaliori, 23 Oktober 2025 — Dalam rangka memperkuat peran masyarakat dalam mewujudkan lingkungan yang bersih dan sehat, Puskesmas Kaliori menyelenggarakan kegiatan Peningkatan Kapasitas Kader Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) bagi seluruh kader dari desa-desa di wilayah Kecamatan Kaliori, pada Kamis, 23 Oktober 2025, bertempat di Aula Puskesmas Kaliori, mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai.
Kegiatan ini dihadiri oleh petugas kesehatan lingkungan, perwakilan pemerintah desa, serta kader STBM dari seluruh desa di Kecamatan Kaliori. Acara dibuka langsung oleh Kepala Puskesmas Kaliori, yang dalam sambutannya menekankan pentingnya peran kader dalam mendorong perubahan perilaku hidup bersih dan sehat di masyarakat.
“Kader STBM memiliki peran strategis sebagai penggerak perubahan di tingkat desa. Dengan peningkatan kapasitas ini, diharapkan para kader mampu mengidentifikasi permasalahan sanitasi di masyarakat serta menjadi teladan dalam penerapan lima pilar STBM,” ujar Kepala Puskesmas Kaliori dalam sambutannya.
Materi yang diberikan dalam pelatihan mencakup pemantapan lima pilar STBM, yaitu:
-
Stop buang air besar sembarangan (BABS),
-
Cuci tangan pakai sabun (CTPS),
-
Pengelolaan air minum dan makanan rumah tangga,
-
Pengelolaan sampah rumah tangga, serta
-
Pengelolaan limbah cair rumah tangga.
Selain penyampaian materi, kegiatan juga diisi dengan diskusi kelompok, studi kasus, dan simulasi lapangan, agar kader dapat menerapkan hasil pelatihan secara langsung di masyarakat.
Kegiatan peningkatan kapasitas ini diharapkan dapat memperkuat jejaring kader STBM di seluruh wilayah Kecamatan Kaliori dan mendorong tercapainya desa yang bebas BABS dan berperilaku hidup bersih serta sehat.
“Dengan pelatihan ini, kami berharap setiap kader bisa menjadi motor penggerak dalam mewujudkan lingkungan sehat dan berkelanjutan di wilayahnya masing-masing,” tambah salah satu narasumber dari Dinas Kesehatan Kabupaten Rembang.
Kegiatan berlangsung dengan lancar dan penuh antusiasme. Para peserta berkomitmen untuk meneruskan ilmu yang diperoleh kepada masyarakat desa guna mendukung terwujudnya Kaliori Sehat dan Bersih.