Gunungsari, 28 Januari 2026 — Fenomena tanah ambles terjadi di Desa Gunungsari, Dukuh Gobok, Kecamatan Kaliori, Kabupaten Rembang. Peristiwa tersebut mengakibatkan beberapa rumah warga mengalami kerusakan parah dan tidak layak huni.
Berdasarkan laporan warga setempat, tanah ambles mulai terjadi sejak 18 Januari 2026 sekitar pukul 16.00 WIB dan hingga kini kondisi tanah masih belum stabil. Retakan dan penurunan permukaan tanah terus bertambah, sehingga menimbulkan kekhawatiran warga akan potensi amblesan susulan.
Beberapa hari setelah kejadian, lokasi terdampak telah dikunjungi oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Rembang, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Rembang, serta Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Kaliori untuk melakukan peninjauan dan pendataan.
Pada hari ini, PMI Kabupaten Rembang yang didampingi Forkopimcam Kaliori kembali mendatangi lokasi dan menyalurkan bantuan kepada tiga keluarga terdampak, yakni keluarga Ibu Khoriatun, keluarga Ibu Sukini, dan keluarga Bapak Umbartono. Bantuan yang diberikan berupa uang tunai serta sejumlah kebutuhan dasar yang dikemas dalam box bantuan.
Tidak terdapat laporan korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun demikian, rumah para korban mengalami kerusakan serius akibat pergerakan tanah. Petugas terkait hingga saat ini masih melakukan pengecekan, pemantauan kondisi tanah, serta berkoordinasi untuk langkah penanganan lebih lanjut.
Pihak berwenang mengimbau masyarakat sekitar agar tetap waspada, menghindari area rawan amblesan, serta mematuhi instruksi petugas demi mencegah risiko yang lebih besar.